Antara Linier dan Integrated

Saat ini ada kecenderungan melinierkan sesuatu yang sebenarnya memang tidak (perlu) linier. Memang ada yang bisa mempunyai hubungan yang linier, dari satu titik ke titik berikutnya membuat sebuah garis lurus.  Apalagi dalam jangka (atau jarak) pendek. Tapi banyak hal yang memang tidak linier. Jalan yang berliku, jalan yang tidak lurus. Sayangnya, seringkali yang tidak linier tersebut hanya bisa dicari solusinya dengan cara membuatnya menjadi linier, dengan merubahnya ke dalam bentuk logaritma, atau natural logaritma.

Masalahnya, kemudian jadi ribet ketika segalanya mesti linier. Misalnya, pada disiplin ilmu dan fokus penelitian. Untuk menjabat jabatan fungsional tenaga pengajar (Dosen) disyaratkan pendidikan dengan disiplin ilmu yang linier antara jenjang S-1 ke S-2 terus ke S-3. Misalnya, kalo S-1nya Sarjana Akuntansi, S-2nya juga Magister Akuntansi, dan S-3nya Doktor Akuntansi.  Kalo S-1nya Sarjana Manajemen, untuk dianggap linier, S-2nya juga harus Magister Manajemen, dan S-3nya mesti Doktor Manajemen.

Masalahnya ada disiplin ilmu yang integrated, yang dibentuk dari berbagai disiplin ilmu yang lain. Ilmu Manajemen bisa linier, bisa juga tidak linier. Mereka yang mengambil S-2 Ilmu Manajemen, bisa dan boleh berasal dari bidang ilmu yang lain. Dimana-mana ini berlaku. Mereka yang lulusan Sarjana Teknik yang ingin memperdalam Manajemen Produksi atau Manajemen Teknologi, bisa saja mengambil S-2 Manajemen. Konsentrasinya kemudian, sesuai dengan pilihannya. Apakah ini tidak boleh ? Tidak diakui dalam penjenjangan kepangkatan akademis ?

Saya ada temukan kejadian begini : Seorang Sarjana Teknik Mesin, mengambil Magister Manajemen Industri di Program Studi Magister Teknik Industri, kemudian S-3nya dia ambil Doktor Manajemen dari Fakultas Ekonomi. Ini masih termasuk linier apa tidak ? Sepertinya sih, S-1nya sebenarnya masih terkait dengan S-2nya; dan S-2nya juga masih nyangkut dengan S-3nya. Atau gimana jika S-1nya tidak linier dengan S-2nya, tetapi S-2nya masih linier dengan S-3nya. Atau ambil aja yang paling tinggi.

Kasus lain: Seorang Sarjana Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (SE) melanjutkan ke Magister Manajemen (MM). S-3nya dia ambil Doktor Pendidikan. S-1 dan S-2nya masih bisa dianggap sebidang. Gimana dengan S-3nya. Kalo dia mangkal di Program Studi Magister Manajemen, apakah gelar doktornya bisa dinilai ? Atau dia cuma dihitung sampe S-2nya aja ? Gimana kalo dia pindah pangkalan di salah satu Prodi Pendidikan, misalnya Pendidikan Ekonomi. Apakah S-3nya bisa dihitung ? Kalo bisa dihitung mending pindah pangkalan ke Prodi Pendidikan Ekonomi aja.

Kasus lain : Seorang Sarjana Pendidikan (S-1 Pendidikan) melanjutkan ke Magister Manajemen (S-2 MM). S-3nya dia ambil manajemen pemerintahan pada Prodi Ilmu Pemerintahan. Guru besarnya kemudian diakui pada bidang Ilmu Sosial. Mungkin kasusnya agak ditoleransi. Gak tau juga deh.

Saya sendiri, S-1 : Sarjana Mekanisasi Pertanian, S-2 : Magister Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pedesaan, sempat mengambil PostGraduate Diploma in Regional Development. S-3 : PhD in Economics, dengan konsentrasi Urban dan Regional Economics (yang sudah disetarakan dengan Doktor Ekonomi).  Bidang fungsional penelitian saya, Manajemen Inovasi dan Teknologi dengan Pangkat Peneliti Madya. Sementara itu saya juga mempunyai jenjang fungsional lain, Dosen Tidak Tetap dengan Pangkat Lektor (sedang mengusulkan kenaikan menjadi Lektor Kepala).Mata kuliah yang saya asuh di Prodi Manajemen (sebenarnya saya ingin mengajar di di Prodi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan) : Manajemen Produksi/Operasi dan Ekonomi Manajerial. Di Prodi Management (International Program-UIN Jakarta) saya ngajar : Principles of Microeconomics dan Principles of Macroeconomics. Di Prodi Magister Teknik Industri, saya ngajar 3 mata kuliah : Sistem Bisnis Terintegrasi (Integrated Business System). Manajemen Inovasi dan Persaingan Bisnis dan Strategic Technology Management.  Kalo saya mangkal di Prodi Magister Manajemen, apakah bidang ilmu saya masih bisa (diakui) sebidang, kalaupun tidak linier ?

Beberapa waktu saya menghadiri suatu acara dengan key-note speakernya mantan Menteri Kesehatan.  Dalam pidatonya, yang menarik, beliau selalu memberikan contoh antara solusi yang linier dan yang integrated. Misalnya, beliau mencontohkan, kalo kena diare, secara linier berdasarkan ilmunya dokter akan memberikan obat-obat standar untuk mengobati diare, dari obat generik sampe yang bermerek. Tetapi dalam praktek, mestinya ada upaya yang terintegrasi, misalnya membudayakan mencuci tangan. Bisa jadi gerakan mencuci-tangan (jangan diartikan yang lain ya.., cuci tangan, sembunyi tangan, etc..) merupakan upaya simple yang integrated, dan tak selalu linier untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat.

Bahwa mengidentifikasi linieritas memang penting. Tapi, yang linier kan hanya terjadi dalam jangka pendek. Dalam jangka panjang gak ada yang linier. Makanya perlu pendekatan yang integrated.

What do you think ?

About these ads

Tentang muchdie

Blog ini merekam pemikiran, ucapan dan tindakan saya di berbagai aktivitas; sebagai pekerja, pemilik pekerjaan & profesi, pemilik bisnis dan investor serta sebagai saya sendiri.
Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

127 Balasan ke Antara Linier dan Integrated

  1. rey berkata:

    salam hangat..
    nama saya rey..
    saya masih kuliah program Spd olahraga di medan…
    saya berkeinginan untuk melanjutkan S2 ke program MM di Jakarta atau di Bogor….
    yang saya ingin tanyakan kepada beliau…apakah ada kampus Pasca Sarjana yang bisa menerima Spd ke MM di daerah Jakarta atw Bogor????
    mohon bantuannya dan mohon infonya dari beliau…
    Trima Kasih….

  2. yola berkata:

    assalmualaikum wr.wb
    saya ingin bertanya..
    saya seorang sarjana pendidikan ekonomi kosentrasi akuntansi..
    dan sekarang sedang menempuh pendidikan di magister ilmu ekonomi..(atas saran dari dosen saya)
    apakah pendidikan S1 saya linier dengan S2..???
    apakah saya bisa mendaftar menjadi dosen, jika disyaratkan pendidikannya harus linier..???

  3. Ping balik: Gambar waktu Wisuda Uhamka 2010 « Lintasan Kehidupan

  4. Nadia berkata:

    Sya seorang dokter dan ber status PNSD. Sya ingin melanjutkan S2 sblm mengambil spesialis,S2 jurusan apa saja kah Ϋά̲̣̥ηġ dianggap linier dan jur apa Ϋά̲̣̥ηġ dianggap integrated.. Terima kasih

  5. surya berkata:

    assalamu’alaikum wr.wb
    saya seorang sarjana sosiologi, saya berkeinginan melanjukan s2 ke kependidikan sosiologi/antropologi apakah itu linear??
    tlng infonya..
    Terimakasih

    • muchdie berkata:

      kelihatannya masih satu rumpun.. ada yang S1 pendidikan sosiologi, S-2 dan S-3nya Sosilologi. Katanya termasuk serumpun…

  6. titin kurnia agustin berkata:

    saya s1 ekonomi manajemen, saat ini saya akan mendaftar S2. ada 2 pilihan yaitu magister manajemen dan magister ilmu ekonomi. yg saya inginkan adalah ilmu ekono
    mi, sebaiknya mana yg harus sy pilih pak? mohon jawaban secepatnya. trima kasih.

  7. silvernie berkata:

    Assalamu’alaikum wr. wb.

    Saya S1 dr Prodi: Sistem Informasi Jurusan: Manajemen Informatika dengan gelar S.Kom. Saat ini saya menjadi Dosen di salah satu Sekolah Tinggi dan insya Allah tahun depan saya akan disekolahkan lg…dr kampus saya diminta utk mengambil gelar M.Pd. jurusan Teknologi Pendidikan.
    Pertanyaan saya:
    1. Apakah kedepannya ini akan dianggap linear Pak??
    2. Karena gelar saya S.Kom, apakah saya hrs mengambil S2 dngn gelar M.Kom br dpt dikatakan linear? Jika berdasarkan jurusan, ada program S2 Magister Manajemen Informasi (M.MI), apakah S.Kom, M.MI akan dianggap linear??
    3. Jika saya ingin bertany, apakah ad lembaga yg dpt memberikan informasi mengenai hal ini Pak?

    Sebelum dan sesudanya saya ucapkan terima kasih Pak
    Wassalam

    • muchdie berkata:

      Idealnya Anda ambil M.Kom, tetapi saya kira masih akan bersinggungan kalo Anda ambil M.MI. Kalo MPd Teknologi Pendidikan sebenarnya agak jauh, tapi masih tetap ada singgungannya. Kalo Anda ke tanya ke DIKTI atau Kopertis, mungkin akan ada jawaban yang lebih memuaskan.

  8. emronedison berkata:

    Pada saat saya mendapat pengarahan dari Kopertis IV tentang beban dosen, jika pendidikan S1 nya Hukum dan S2 nya Manajemen, maka yang diakui sebagai liniernya adalah pendidikan yang tertinggi yaitu S2 Manajemen. Emron

  9. argie berkata:

    Assalamualaikum wr wb…
    Pak… saya ingin menanyakan mengenai referensi dari gelar yang linier apakah tercantum dalam UU, Permendiknas atau berupa surat edaran mengenai hal tsb.
    Karena saya melihat adanya ketidak jelasan mengenai hal tsb terima kasih……

  10. santoso berkata:

    Saya berprofesi sebagai Desainer Grafis, didalam dunia kerja yang mempelajari kretaivitas, konsep visual dan perilaku konsumen, saya menemukan Ilmu Psikologi adalah yang paling tepat.
    Akhirnya saya mengambil jurusan Magister Psikologi, apakah nantinya itu dipermasalahkan jika saya mendaftar sebagai dosen? ( s1 desain grafis, s2 Magister Psikologi)

  11. economichan berkata:

    saya s1 akuntansi dan sedang menempuh tesis untuk pendidikan ekonomi apakah ada peluang bagi saya untuk menjadi dosen mengingat s1 saya tidak linear dengan S2 saya terimakasih

  12. diah berkata:

    assalamualaikum

    saya sedang galau, mohon bimbingannya

    saya sudah menyelesaikan S1 pertanian dan kemudian saya mendapatkan beasiswa.. namun takdir Allah saya mendapatkan beasiswa unggulan DIKTI namun s2 peternakan..

    sekarang saya semester 2, dan saya terikat kontrak untuk menyelesaikan studi s2 karna bila saya berhenti denda nya 2x lipat ….

    pertanyaan saya
    1) apakah saya harus tetap melaksanakan kuliah s2
    2) apakah saya bisa mendaftar dosen karna s1 dan s2 tidak linear

    terimakasih

  13. ani berkata:

    maaf, sy mw nnya klo s1 teknologi pendidikan. trus ngambil s2 pendas (pendidikan dasar) loinier ato gak?trimksh

  14. yuda berkata:

    Maaf… nama saya yuda, S1 saya psikologi, dan s2 saya Kesehatan kerja, apakah itu masih linier masa? makash atas jawabannya

    • muchdie berkata:

      saya tdk tau persisnya, tapi saya punya temen, S1 psikologi, S2-nya kesehatan kerja, persis spt Anda agaknya tidak punya masalah soal linieritas; setidaknya belum adea laporan kalo ybs bermasalah.

  15. Asti berkata:

    pak tolong dijawab dong pertanyaan2 tersebut.thx

    • muchdie berkata:

      tks dah mampir, selain saya tidak punya kompetensi untuk menjawab, saya juga tidak punya kewajiban untuk menjawab. Faktanya, emang sudah saya jawab..

  16. Mahfuddin berkata:

    Sy PNS pendidikan S1 ( Sarjana Teknik ) dan berencana mengambil S2 Hukum ( MH ) bgmna pak harap penjelasannya

    • muchdie berkata:

      Yang pasti, bidang studi ini tidak linier. Kalau Anda akan menggunakannya sebagai basis karir di dunia akademis ini tidak berguna. Juga dlm karir PNS Anda, mungkin tidak ada gunanya. Tapi kalo Anda mau pake di bidang lain dlm kehidupan ini ya gak apa-apa. SAda tmn saya yang sudah doktor, tetep aja kuliah S2 di berbagai bidang ilmu. Kuliah jadi hobi. Ya gak apa-apa…

  17. dian n berkata:

    Salam…saya mau brtanya…saya lulusan sarjana teknik informatika dengan gelar s.kom…saya ingin lanjut s2…magister manajemen…apakah itu ideal selain M.Kom?

    • muchdie berkata:

      Tergantung kemana arah karir anda. Jika mau di bidang akademis, lebih aman kalo linier, lurus. Ambil S2 Ilmu Komputer. Kalo anda mau bisnis, bisa saja ambil Magister Manajemen. Tapi saat ini lulusan S-2 Manajemen sudah mbludak, sehingga jika ingin “mencari kerja” persaingannya sudah ketat. Ideal ? sekalilagi tergantung arah karir anda. Anda mau kerja atau kerja mandiri.

  18. Santoso berkata:

    Salam, saya mau bertanya..saya S1 desain grafis, kemudian mengambil S2 psikologi. Banyak orang bertanya hubungan antara desain dan psikologi. Tapi saya bisa menjelaskan hubungannya pada Riset Perilaku, Kreativitas, Teori Persepsi (bentuk warna) dll..Tapi memang hubungan antara desain dan psikologi secara formal belum terlalu favorite..sehingga kadang dianggap tidak linier secara formal. bagaimana pendapat bapak pada kasus saya ini? terimakasih

    • muchdie berkata:

      Tks, sudah mampir. Pendapat saya, sama seperti sebelumnya. Itu tergantung karir anda. Kalo dibidang akademis secara formal, mereka menuntut linieritas. Agfaknya, profesi peneliti juga mengarah kesana. Jika anda berada pada posisi bebas, katakan profesi anda tetap pada Desain grafis dan disiplin psikologi untuk memperkaya, saya kira ok saja. Jadi tergantung pada arah karir anda. Karir akademis, dan nanti peneliti menuntut linieritas.

  19. zanki berkata:

    salam pak Muchdie.. saya lulus S1 akuntansi, bila saya melanjutkan s2 ke ilmu manajemen apakah di sebut linear? mohon penjelasan bapak,, terima kasih.

    • muchdie berkata:

      Ini bukan penjelasan ya Zanki; ini hanya menurut saya saja. Linier kalo S-2nya Anda ambil Magister Akuntansi. Kalo ambil S2 Manajemen mungkin masih termasuk serumpun jika Anda ambil Manajemen Keuangan. Akan makin menjauh jika Anda ambil Manajemen SDM.

  20. A'we berkata:

    siang pak. pak saya s1 teknik mesin, s2nya Teknik dan manajemen industri (kekhususannya manajemen research),sy pengen jadi dosen,kebetulan di daerah saya tidak ada teknik industrinya,yg ada teknik mesin. kira2 menurut bpk,bisa ga saya ngelamar dosen di Tek mesin?.thx b4 pak.:)

    • muchdie berkata:

      Teknik dan manajemen industri, biasanya berat ke manajemen. Karena masih sama-sama teknik, mungkin saja Anda bisa ke teknik mesin. Sebaiknya yang S-2nya sih, jadi cari yang teknik industri..

      • Riki berkata:

        Dear Pak Muchdie, Saya S1 Teknik Mesin dan S2 Magister Teknik Industri, saat ini saya sedang bekerja swasta di perusahaan asing dan sedang menjadi dosen tidak tetap di Universitas Swasta.
        – apakah saya bisa melamar menjadi dosen tetap di Universitas dan mendapatkan NIDN meskipun S1 dan S2 saya tidak sama?
        – Bisakah saya mendapatkan sertifikasi dosen?
        mohon jawabannya ya Pak, bisa juga dikirim ke email saya di riki.candra@gmail.com. terima kasih

      • muchdie berkata:

        Sepertinya masih bisa, kalo anda mangkal (homebase) di Teknik Industri. Sertifikasi dosen itu hal lain. Pertama anda hrs punya NIDN, kemudian jabatan akademis, teleah itu eligible untuk Serdos.

  21. ms. sammy berkata:

    Selamat Pagi Pak muhdie..
    Saya S1 Jurusan Manajemen konsentrasi Pemasaran, saat ini saya bekerja di salah satu BUMN bagian Keuangan. Saya ingin melanjutkan studi S2 Akuntansi. Apakah sekiranya ini bisa pak?
    Tks.

    • muchdie berkata:

      Tks sudah mampir. S1-Manajemen (Pemasaran) mau ambil S-2 Akuntansi, saya kira ok saja. Tapi kalo anda ambil S-2 Manajemen Keuangan kelihatanya gak masalah tuh..Apalagi kalo anda bukan dosen..

  22. alex berkata:

    saya S1 sosial ekonomi pertanian (agribisnis), saya pengen ngajar di SISTEM INFORMASI MANAJEMEN. bagusnya S2 ngambil apa ya pak..terus apakah masih dinilai linier atau tidak. artinya masih bisa jadi dosen atau tidak jika lintas spt itu?

    Kemudian ngajarnya nanti di fakultas apa ini ya pak ? apa Ekonomi, apa Pertanian (karena di Pertanian sudah banyak digalakkan SIM Agribisnis, banyak diterapkan di negara maju).

    Terimakasih sekali pak muchdie ..salam kenal alex.–

  23. egrettadewi berkata:

    Saya ingin sekali menjadi dosen di almamater saya tapi sepertinya tidak mungkin karena ilmu S1 dan S2 saya tidak linier, saya ambil S1 Manajemen Agribisnis dan S2 Ilmu Perkembangan Keluarga dan Anak. Tapi adakah kemungkinan saya bisa menjadi dosen tidak tetap di universitas swasta. Mohon pencerahannya.

    • muchdie berkata:

      di PTSpun membutuhkan syarat yang sama dengan di PTN. Dosen itu harus S2 dengan ijazah yang linier dan relevan dengan kompetensi prodi home-basenya. Kalo ada Prodi yang relevan dengan S2 Anda, kemungkinan masih ada. Atau kalo anda ambil S3 yg linier dengan S2 Anda dan ada prodi yg relevan, spt-nya masih ada linieritasnya.

  24. Syarif berkata:

    Selamat Siang

    Saya S1 Lulusan Teknik Informatika dan saya ingin ambil S2 Hukum apakah masih berhubungan pak?? dan apakah bisa maksimal dengan background yang berbeda seperti ini??

    Best Regards

    • muchdie berkata:

      Syarif, tks atas kunjngannya ke laman saya. Tergantung tujuan anda, karier anda. Kalo anda ingin berkarier sebgai dosen atau penelitian, ini tidak linier mas. Tapi kalo anda kuliah, memang mencari ilmu ok-ok saja. Kalo anda pengembang sistem informatika yang kemudiaan menggunakan sisi hukum untuk pengembangan ilmu tersebut, itu boleh-boleh saja. Atau anda mau jadi ahli hukum yang canggih pengetahuan teklnik informatikanya, juga gak apa-apa. Tapi kalo anda mau jadi dosen, anda rugi karena ilmu anda dianggap tidak linier. Gitu aja…

  25. arif berkata:

    salam. pak, saya s1 psikologi, skrg sedang mengambil s2 pend. bimbingan dan konseling. apakah ini linier dan sy bs mjdi dosen di jurusan Bimbingan dan Konseling?

  26. santoso berkata:

    Kalau pengalaman saya S1 bidang desain dan s2 piskologi, jika kita lihat di amerika ada jurusan perilaku konsumen dan desain, lalu ada psikologi seni (psychology of art), di luar desain dan psikologi itu ga bisa dipisahkan. Tapi herannya banyak kalangan akademis baik mahasiswa ataupun dosen disini (indonesia) masih mempertanyakan “hubungan” atau liniernya dimana.
    Saya merasa penilaian “linieritas” di indonesia ini kadang dinilai hanya dari kesamaan “nama” jurusannya aja, bukan “isi/kajiannya”. misalnya s1 ekonomi maka s2nya harus mengandung unsur nama “ekonominya”. Kalau s1ekonomi, s2 masuk psikologi / sosiologi, bisa dianggap ga ada hubungannya. Akibatnya linieritas itu menyebabkan pemahaman terkotak-kotak, misalnya saja seorang ekonom kebijakan ekonominya tidak sesuai dengan kajian sosial, sehingga menyebabkan masalah sosial baru. Mungkin itu pendapat yang bisa saya sharingkan :)

  27. lily yusriati berkata:

    Salam …
    Saya lulusan Fakultas Ekonomi untuk program studi manajemen pemasaran selama kuliah saya punya pengalaman bekerja dibidang pemasaran juga. Saat ini saya punya impian untuk lanjut studi S2, dengan harapan dapat menjadi tenaga profesional dibidang pemasaran dan bisa menjadi tenaga pendidik. Linearnya saya harus lanjut ke MM tapi dalam praktek manajerial kan bermacam-macam. Ada manajemen personalia, manajemen keuangan dan manajemen pemasaran. Nah apa dengan mengejar predikat MM yg dianggap linear tersebut maka ilmu saya menjadi modal yg cukup utk menjadi tenaga profesional di dunia usaha dan pendidikan, sementara untuk jenis pemasaran itu jg kan sangat luas???
    Mohon pertimbangan dan pandangan dari Bapak.
    Hormat saya…

    • muchdie berkata:

      di Magister Manajemen, Anda bisa ambil konsentrasi yang menjadi minat Anda; bisa Perosnalia (di UHAMKA: SDM), Pemasaran, atau Keuangan. Biasanya ada tiga mata kuliah yg mendukung konsentrasi: di Konsentrasi Pemasaran, misalnya Riset Pemasaran, Pemasaran Strategik dan Pemsaran Internasional; di Keuangan juga begitu, tergantung konsentrasinya; di SDM juga. Memang aspeknya luas, tapi dlm menulis tesis anda bisa fokus ke aspek yang anda teliti saja.

  28. Frengki berkata:

    trima kasih sebelumnya…sy pingin nanya pak.
    apakah Program Studi Teknik Informatika_S1 (S.kom) masih ada kelinierannya dengan Program Studi Teknik Elektro_S2 (M.T) ?

    • muchdie berkata:

      Biasanya…S1-nya yg teknik elektro, s-2nya teknik informatika…Saran saya untuk Anda sebainya ambil s-2 teknik informatika..banyak yg membutuhkan…

      • ana berkata:

        Sy lulusan PGSD (pendidikan guru SD)
        Saat ini sy sdang menempuh s2 jur Manajemen Pendidikan.
        Apakah masih ada peluang utk menjadi dosen?
        Mohon dijawab,krn sy masi semester 1 dan masi bingung.
        Terimakasih

      • muchdie berkata:

        Bisa saja…kenapa tdk ambil S2 PGSD aja..Pasti masih banyak dibutuhkan…

  29. aan berkata:

    saya mau bertanya bapak. saya s1 matematika (S.Si) dan s2 Sistem Informasi (M.Kom) apa bisa disebut linier?
    terima kasih sebelumnya

  30. Bapak ada beberapa pilihan yang saya agak bingung, mungkin bapak bisa membantu saya. Begini bapak saya saat ini berdomisili dimalang, selanjutnya saya adalah lulusan fakultas tarbiyah jurusan pendidikan agama islam (PAI) salah satu PTAIS (perguruan tinggi agama islam swasta) yang ada di ponorogo. Lalu rencana mau lanjut s2 di malang antara di pasca UIN Maulana Malik Ibrahim salah satu PTAIN (perguruan tinggi agama islam negeri) di Malang dengan akreditasi institusi kalau tidak salah “B” pada prodi magister pendidikan agama islam (PAI) yang juga akreditasi prodinya “B” dengan pilihan lainnya pasca Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) salah satu PTS (perguruan tinggi swasta) dengan akreditasi institusi “A” pada prodi magister ilmu agama islam (IAI) konsentrasi pendidikan islam dengan akreditasi prodinya juga “A”. Menurut saran dan pendapat bapak pasca yang cocok dengan karier akademik dan linieritas jurusan saya, dimana? dan selanjutnya pasca yang cocok buat karier saya menjadi dosen yang mana? apa ada pengaruh antara lulusan pasca negeri dan swasta?
    atas sarannya saya ucapkan terima kasih.

  31. Sugeng Riady berkata:

    Selamat siang Pak Muchdie,

    Saya lulusan S1 Teknik Industri dan Magister Teknik Industri. Sekarang saya ingin melanjutkan kuliah S3. Apakah termasuk linier jika saya mengambil S3 Ilmu Manajemen (Konsentrasi Manajemen Strategik) ? Karena untuk mengambil S3 Manajemen Teknik Industri kesulitan untuk pengaturan waktunya (tidak ada program kuiah akhir pekannya).

    Terima kasih.

  32. nichen berkata:

    Singkat saja pak, apakah termasuk linear untuk Sarjana Akuntansi yang ingin mengambil MBA? atau ada saran lain? terima kasih

    • muchdie berkata:

      Akuntansi dengan MBA masih dalam satu rumpun sih…cuma kalo anda berkarir di Pendidikan Tinggi, pasti akan dipilih yang Akuntansi dan MAcc, atau Maksi..

  33. rio berkata:

    ass pak,..saya lulusan s1 teknik fisika,…ingin lanjut s2 mana yang linear ya pak ,,magister teknik industri atau magister teknik elektro,…
    tks

  34. ayu berkata:

    Maaf pak… mau bertanya
    Kalo s1 nya manajemen pemasaran dan s2 nya akuntansi manajemen
    Apakah linier dan bisa menjadi dosen?
    terima kasih

  35. si sal berkata:

    selamat siang Bapak.

    saya lulusan S-1 Ekonomi Akuntansi (SE)
    saat ini saya kuliah sedang jalan S-2 Magister Manajemen, dan mau mengambil konsentrasi Keuangannya.

    Bapak mau tanya:
    1.apakah ini masih linear S-1 ke S-2 nya?
    2.lalu rekomendasi dari Bapak, S-3 jurusan apa yang nanti setelah selesai MM (Keuangan)?

    terimakasih Bapak, ditunggu jawabannya..

    selamat siang..

  36. ferdi agus berkata:

    aslkm.wr.wb..saya mau tanya jika SI nya MANAJEMEN bisa kah S2 NYA akuntansi gitu

  37. dwimahadipta berkata:

    siang pak muchdie
    saya lulusan S1 teknik arsitektur dan S2 teknik sipil konsentrasi manajemen konstruksi, apakah bisa dibilang linear? jika saya liat di koding rumpu dikti, kedua bidang ilmu tersebut masih satu sub rumpun..mohon pendapat bapak..terimakasih

  38. Julafrigandi berkata:

    Pak ada yang mahu saya tanya, S1 saya kan Pendidikan Jasmani, nah sekarang saya ngamil s2 Administrasi Pendidikan? Apakah dari displin ilmunya linier? Terimakasih.

    • muchdie berkata:

      Tergantung karir anda. Kalo anda mau jadi guru profesional sebaiknya anda ambil yang linier, S2-nya juga Penjas. Ada kasus dimana seorang guru penjas yg sertifikasinya guru kelas, awalnya tdk ada masalah. Tapi ketika sistem sudah bekerja, mau login saja sdh terkunci. Tunjangan profesinya terganjal. Harus mengurus perndahan mapel yang tdk mudah. Bahkan disarankan utk re-akreditasi untuk mapel yang sesuai.

  39. auliailmi berkata:

    pak, saya bekerja di lembaga keuangan, saya S1 Ekonomi jurusan akuntansi, saya berencana ambil S2 Ilmu Hukum konsentrasi hukum bisnis bagaimana pak?
    terimakasih.

  40. harry berkata:

    slmt mlm. saya lulusan S1 PNJAS. saya ingin mlanjutkan ke M.Kes apakah linier? atau saya ambil jurusan lain misalnya s1 keperawatan? apakah akan mnghabiskan waktu saya jika menempuh jurusan s1 keperawatan? mohon jawabannya pak. terimakasih

  41. Meky Fitriani berkata:

    Wah kalau begitu para “pakar” di indonesia hanya “pakar” di bidang ilmu-ilmu yang didefinisikan dikti saja (very narrow), dan tidak mampu mengaplikasikan ke”pakar”an nya di bidang lain. contoh: dengan konsep linearitas ini maka tidak akan ada pakar di bidang bioinformatics (misalnya), karena bioinformatics adalah gabungan matematika+biologi+computer science+chemistry. bahkan computer science adalah gabungan matematika+programming. atau ekonometrika adalah gabungan ekonomi+matematika+keuangan. atau nanoscience adalah gabungan physics+mathematics+chemistry, dan masih banyak lagi ilmu-ilmu yang merupakan gabungan.
    untuk menjadi pakar bioinformatics, seseorang harus menguasai secara mendalam matematika, biologi,chemistry dan computer science (tidak bisa hanya satu saja), dan banyak sekali pakar bioinformatics di negara-negara lain. di indonesia, mana?
    hari gini masih saja ada yang mengkotak-kotakkan ilmu, pantas saja bangsa ini (indonesia) tidak pernah berada di posisi top world ranking university, riset-risetnya tersendat-sendat atau bahkan tidak dimungkinkan karena terhalang birokrasi semisal linearitas lah, apa lah…. just my humble opinion;)

  42. Annu berkata:

    aslmkum..pak S1 saya adalah Pendidikan Biologi dengan judul Skripsi Ujia antimikroba asapa cair hasil pirolisasi sabut kelapa terhadap pertumbuhan bakterri salmonella typhi. dan z melanjutkan S2 di jurusan mikrobiologi MIPA murni dan akan mendapatkan titel S.Pd, M.Si… apakah kedua strata yang saya pilih itu linier dan apakah nantinya dapat menjadi dosen di PTN? trimakasih

  43. dani berkata:

    Assalamulaikumm pak..
    Saya mau tanya, s1 saya ngambil jurusan Ilmu pemerintahan dengan gelar sarjana ilmu politik, kemudian saya melanjutkan s2 magister administrasi publik.. Apakah ini linier dan sesuai aja pak?
    Tks pak, dani dari banjarmasin

  44. Bayu Aji Pradana berkata:

    Pak, saya mau tanya sekarang saya memiliki gelar S1 Ekonomi jurusan akuntans, apabila mengambil S2 jurusan psikologi apakah akan berguna ? Thanks in advance.

  45. Rokhmad Budiyono berkata:

    Pak Mau tanya apa beda linier dan serumpun..????

  46. Rina berkata:

    Pak, saya mengambil S1 jurusan
    Manajemen dan S2 Magister Manajemen. Saat ini saya ingin mengambil program doktor jurusan Sosiologi. Apakah ini memungkinkan ? Mhn penjelasannya. Terima kasih.

    • muchdie berkata:

      S3 Sosiologi, mungkin itu yg diakui..S1 dan S2 anda bisa gak kepake.. Sebaiknya kalo S1 Manajemen, S2 Magister Manajemen, S3nya Doktor Manajemen..

  47. pak saya lulusan S1 teknik pertanian, kalau s2 saya ambil teknik fisika atau manajemen teknik industri itu linier ga yah pak ? mksh sblmnya.

    • muchdie berkata:

      ..teknik pertanian kalo yg masuk ke industri pertanian masih nyambung ke teknik industri..tapi yg keteknikan (mekanisasi) pertanian sptnya agak jauh..teknik fisika..? gak tau saya..

  48. duwi berkata:

    salam,,saya s1 pendidikan biologi,,kebetulan saya dapat beasiswa dikti,,dan mengambil s2 biologi murni?? linear apa tidak pak??

  49. tri subi berkata:

    Saya S1 Kedokteran umum dan ingin melanjutkan jenjang pendidikan S2 Promosi Kesehatan (salah satu konsentrasi dari Kesehatan Masyarakat). Akan tetapi setelah melihat rumpun pendidikan Dikti ternyata Rumpun Kedokteran dan Kesehatan dipisah. Apakah ini termasuk tdk linear? bagaimana pendapat bapak? Apakah saya masih mungkin menjadi dosen? Kalaupun tdk menjadi dosen di Fak Kedokteran apakah masih mungkin menjadi dosen di Fak Kesehatan Masyarakat? Terima kasih

  50. Ping balik: Gelar Pendidikan: Linear dan Tidak Linear, Pentingkah? | Pendidikan: Benteng Terakhir Peradaban Manusia

  51. Yuda berkata:

    Slmt Pagi Pak,, Saya masih mahasiswa di jurusan Pendidikan Matematika (S.Pd)… InsyaAllah setelah tamat S1 ingin segera melanjutkan S2 yang rencananya di Jurusan Ilmu Matematika Murni (M.Si). Cita-cita saya menjadi dosen. Apakah jurusan diatas linear Pak ?? Mohon pendapatnya. Terima Kasih.

  52. Seno berkata:

    Assalamualaikum pak,
    Mohon bantauannya
    Saat ini saya bekerja di staff Tata Usaha SMA swasta, saya lulusan S1 Teknik Industri,
    Cuma saya ingin sekali mengajar menjadi guru, klo saya mengambil S2 Mpdi
    Apakah saya bisa menjadi guru pak?? dan apakah masih linier??
    Mohon Pencerahannya pak
    Terima kasih sebelumnya

    • muchdie berkata:

      S1 Teknik Industri mau ambil MPdi (Prodi apa ?). Untuk jadi guru, harus S1 + Pendidikan Profesi Guru. Itu anda jadi guru SMK Teknik aja. Saya belom tau apa PPG untuk Guru SMK Teknik sudah ada yang buka atau belum. Kalo anda ambil MPdi bingung saya.. S1 apa yang anda pake..Emang bisa S1 Teknik Industri, ambil S2 Kependidikan Islam ? Kalo linier sih spt-nya enggak deh..

      • Seno berkata:

        Maaf pak itu kesalahan pengetikan maksudnya Magester Pendidikan tanpa i. saya inginnya jadi guru matematika atau ipa (biologo, kimia, fisika). apakah bisa pak??
        terimakasih sebelumnya.

      • Andri berkata:

        Pa, saya D4 Manajemen Informatika. Saya berniat melanjutkan S2 statistika apakah bisa atau linear? Terima kasih pa

      • muchdie berkata:

        Sepertinya masih dalam serumpun. Kalo ada S2 Manajemen Informatika, lebih pas deh..

  53. Rizky A.R berkata:

    pak saya lulusan s1 pertanian, saya berencana untuk melanjutkan ke s2 Iilmu administrasi negara. bgaimana pendapat bapak??? jika saya bekerja di badan perencanaan daerah dan bagaimana bila saya bekerja di dunia perbankan?? mohon bantuanya pak. tks

    • muchdie berkata:

      Pertaniannya apa ? Kalo di Perencanaan sepertinya banyak peluang, krn perencanaan butuh multi-disiplin ilmu. Perbankan ? bisa saja..Banyak sarjana pertanian yang kerja di Bank.

  54. nof berkata:

    Mohon bantuannya pak..
    Saya lulusan s1 teknik lingkungan dan ingin melanjutkan s2 ilmu lingkungan..
    Apakah saya bisa menjadi dosen pak?
    Terimakasih sebelumnya..

  55. febriawan berkata:

    Pak saya mau tanya.
    saya sarjana Hubungan Internasional
    dan berniat akan melanjutkan ke Geografi/Teknik(manajemen)lingkungan.
    bagaimana pak?
    saya malah berencana melanjutkan S3 ke geologi
    saya memilih ini karena ada pertimbangan tersendiri pak.
    terima kasih

  56. rira az berkata:

    Pak, saya punya pertanyaan sederhana tapi saya belum tau jawabnya,search di mbah google pun ga da yg posting… ini pak, tentang APA SIH BEDANYA PROGRAM S2 MANAGEMENT DENGAN S2 ILMU EKONOMI… saya S1 Management, lagi bimbang memilih antara kedua program tsb… Mohon Pencerahannya pak…

    • muchdie berkata:

      Gini ya Rira.. Ada beberapa yg menang gak ngeh kalo, Prodi Manajemen dan Prodi Ekonomi itu beda. Secara tradisional, kita tau di FE ada Prodi Manajemen, Prodi Akuntansi, dan (beberapa PT punya) Prodi Ilmu Ekonomi. Kalo yg Manajemen itu ruang lingkupnya, mikro: misalnya perusahaan. Sedangkan ilmu ekonomi (sering digabungkan dengan studi pembangunan) lingkupnya makro. Kalo anda S1nya manajemen, sebaiknya S2nya juga Manajemen, terutama jika emang mau berkarir sebagai dosen.

  57. Adit berkata:

    Assalamualaikum pak,
    Mohon bantuannya..
    Saat ini saya kuliah mengambil jurusan pendidikan ekonomi yang insyaAllah bergelar S.Pd.
    Yang saya ingin tanyakan, jika saya ingin mnjadi pns kan harus S.E jika ekonomi, apakah saya bisa mengganti gelar tersebut jika lulus nanti/ melanjutkan S2 jurusan ekonomi akuntansi pak ?..

    • muchdie berkata:

      Maksudnya PNS non-kependidikan ya.. Bisa saja anda jadi PNS di Kementerian, misalnya di Bagian Diklat. Sebenarnya S1 Pendidikan Ekonomi, ditujukan utk menaipkan anda menjadi Guru Ekonomi. Bisa PNS sbg Guru di SMA, bisa di SMK. Tapi Kalo mau ambil S2 sih bisa aja di Manajemen atau akuntansi, kalo PT tsb menerima Anda.

  58. nova berkata:

    pak s1 saya matematika, saya ingin melanjutkan ke s2 matematika. tetapi jurusan matematika di universitas yang saya tuju hanya mempunyai izin dikti dan belum terakreditasi. apakah sebaiknya saya tetap melanjutkan yang linier atau melanjutkan ke jurusan lain yang telah terakreditasi?

  59. wisperka berkata:

    Maaf Pak sebelumnya mau bertanya. kalau misalkan S1 nya pendidikan bahasa inggris, trus mau melanjutkan S2 nya di akuntansi atau management. kira2 bisa apa tidak?
    terima kasih

    • muchdie berkata:

      Kalo akuntansi agak berat buat anda krn dasarnya kurang. Kalo Manajemen mungkin bisa diterima. Saran sarya sebaiknya tetap di Pendidikan Bahasa Inggris saja.

  60. ulya berkata:

    Permisi pak, mau tanya..saya guru sd lulusan s1 pgsd, saya ingin sekali melanjutkan s2. Saat ini ada tawaran pendaftaran s2 (gelarnya M.Si) di Unisbank Semarang. Tetapi, saya masih bingung apakah itu linear dengan pendidikan saya sebelumnya? Terima kasih pak..

  61. Alfi berkata:

    Assalamu’alaikum pak,
    Mohon bantuannya,
    Saya lulusan DIV Keperawatan Gigi, berkeinginan untuk melanjutkan ke jenjang S2,. Jika saya mengambil program Kesehatan Masyarakat, apakah itu masih dianggap selinear pak..?? (saya ingin menjadi dosen)..
    Terima kasih.. ^_^

    • muchdie berkata:

      Spt-nya KesMasy cukup “umum”, artinya, apa aja latar belakang prodinya, sepanjang terkait kesehatan masih bisa..

  62. ema berkata:

    asalamualaikum ijin bertanya pak.
    saya sedang di jurusan S1 ilmu pemeritahan. untuk s2 yang linier kira-kira apa saja pak? terimakasih

  63. nitha berkata:

    assalamualaikum pak, sebenarnya ada aturan yang bisa menjaleaskan terperinci ga pak tentang kualifikasi dosen yang linier seperti apa?adakah undang2 atau peraturan yg mengatur hal ini pak?soalnya berapa kali saya wirawiri mendftar sebagai dosen di setiap lowongan di perguruan tinggi selalu terbentur dengan aturan linier ini, saya s1 PSIKOLOGI dan s2 BIMBINGAN KONSELING.apakah solusinya kl seperti ini terasa sia-sia kuliah dan bagi tmn2x pula yang mengalami kasus linier,apakah ini aturan dr diiktinya ato pemaknaan linier yg subyektif pada pihak oknum SDM diperguruan tinggi.kl semua itu krbijkan dr dikti apah tidak bisa di revisi pak dgn kasus kasus yg ada.

  64. rima berkata:

    pak saya mau tanya saya lulusan S1 pendidikan biologi, dan berencana mengambil s2 manajemen pendidikan apakah itu bisa diterima untuk karir pekerjaan kedepan?

  65. ida berkata:

    Assalamualaikum. wrWb
    Mau tanya pak, pendidikan S1 keperawatan, S 2 saya hukum kesehatan, saya dosen belum fungsional, kalau saya mengajukan fungsional, apakah S1 dan S2 diperbolehkan mengngingat tidak satu rumpun, tapi saya mengajar ada mata kuliah hukum kesehatan
    Terima kasih pak

  66. Zuhur fardani berkata:

    kalau saya bagaimana sebaiknya pak? saya tamatan S1 pendidikan matematika. sedang bingung mau melanjutkan ke S2 matematika atau S2 Pendidikan matematika juga? saya kepengen sekali menjadi Dosen pak. terimakasih jawabannya pak..

  67. Anang berkata:

    Assalamualaikum,
    saya mau tanya pak, saya adalah lulusan S1 keperawatan Dan ingin sekali melanjutkan ke kedokteran, adalah bisa. Jika bisa baiknya Di universitas mana ya pak? Karena setiap saya mau ikut Ujian masuk seperti SNMPTN saya slalu terkendala masa lulus SMA yang sudah 5 tahun selalu, sdgkn prsyrtn max 2 thn. Baiknya bgmna ya pak? Terima kasih

    • muchdie berkata:

      Susah juga memutar jarum kembali ke 5 tahun yang lalu..Saran saya, tekuni saja profesi anda di bidang keperawatan. toh masih di dunia kesehatan…Mhs kedokteran juga dikuota..dibatasi..

  68. Ernalisa berkata:

    Ass. Bapak mohon sarannya saya lulusan S1 PAI Tarbiyah di UII Yogyakarta. saat ini profesi saya sebagai guru SD Negeri. dengan Status PNSD Kota Bekasi, saya berkeinginan melanjutkan S2, apakah linier bila saya masuk ke TP/Administrasi Pendidikan,mohon masukannya pak. terima kasih

    • muchdie berkata:

      Kalo mau linier S2nya PGSD juga..Kalo ambil ADm Pend…bisa juga, tapi karirnya nanti sbg Kepala Sekolah..(GT, Guru dgn Tugas Tambahan)

  69. bece berkata:

    Ass.. pak mohon bantuan informasi serta pencerahannya. Saya lulusan S.1 PAI / S.Pd.I. saya mau melanjutkan ke S2. Kira kira apakah saya mengambil M.Pd apakah M.Pd.I yang linier? kalau saya ambil M.Pd saja linier engga pak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s