Proyek-2 : “Indah Residence”

Ini proyek yang kedua yang terus terang sayang sekali untuk dilewatkan. Soalnya, saat ini liquiditas kami memang rendah. Ada 6 kavling yang sudah siap dipasarkan. Empat kavling lagi menunggu sampai setelah lebaran. Dua unit di luar kompleks juga masih nego. Meski yang satu secara kelayakan bank sudah ok, masih belum ada tindaklanjut. Bahkan yang satunya lebih parah, aplikasinya ke Bank ditolak karena status colect-5. Saya kasih kesmepatan untuk cash-bertahap sampai 30 Juni mendatang. Sementara, akad jredit konsumen yg sudah ok, hanya tinggal 400juta. Ini untuk pelunasan 3 kavling di Kukusan.
Tawaran itu cukup bagus, pokoknya sayang untuk dilewatkan. Negosiasi dengan kelompok kepentingan sudah dilakukan. SEcara lokasi, ijin masyarakat yang sudah lebih dulu tinggal di kompleks itu bisa. Syaratnya tidak boleh pake truk dalam mengangkut material bangunan. Luas tanahnya 953m2. Lebar 27m panjangnya 35m, sehingga bisa dibagi dua, dengan lebar jalan 5 m, tersedia masing-masing 11 meter panjang. Kalo sepadan jalan masuk 3m, tersedia 32 meter yang bisa 4 dengan ukuran 8m, sehingga satu kavlingnya 88m. Totalnya ada 8 kavling, 4 menghadap ke barata dan 4 menghadap ke timur. Harga habisnya 1.250rb rupiah per m2. Jadi butuh dana hampir 1,2 milyar. Rupiah. Dilihat dari harga ok punya. Ini harga sama dengan yang kami beli di Proyek-1, Mulia Residence. Tinggal sekarang duitnya. Kami bilang cara bayarnya, dijawab bisa transfer ke rekeing. Maksud kami term; jadual bayarnya. Berapa kali ? sekali, dua kali, tiga kali ? Kami maunya sebanyak mungkin. tapi biasanya 4 kali sudah memadai. Proporsinya gimana ? 10%, @0%, #0%, 40% ? atau 10%, 30%, 30% dan 30% ? Sepertinya si kuasa jual maunya sekaligus tunai. Walaaah. Repot dah. Gak ada duitnya.
Malam senin, agak susah tidur. saya pengin ajak temen-temen untuk solat malam. Minta bantuan Allah untuk mencarikan dana. Saya juga akhirnya malu sama Tuhan. Tapi di solat sebelum subuh saya berdoa agar dibukakan jalan mencari dana untuk pembebasan lahan yang hanya sekitar 1,2 M saja. Kirim BBM ke temen yang saya perkirakan punya dana menganggur karena saya tau tanah dan rumahnya banyak di mana-mana. Jawabannya duitnya gak sampe segitu karena baru saja membayar apartemen. Nanti coba saya tawarjkkan ke temen yang lain. berarti bener dugaan saya. Dia pasti punya banyak aset. Ya gak papa. Wong namanya usaha. Siapa tau ketemu jalannya.
Tadi malam juga tidur saya gak nyenyak. Mikir yang lain. Sebelum subuh saya sudah bangun. Do’a saya di solat subuh agar dibukakan jalan mencari dana. Alahamdulillah, saya temui seorang teman yang sedang nunggu saya untuk bicara tentang beberapa hal. Sebelum dia mulai, saya duluan. saya cuma tentang satu hal. Yaitu penyertaan dana Yayasan Dana Pensiun untuk proyek properti, Dia bilang maksimum 15% dari 9 milay, sekitar 1,2M. pas banget. Dia langsung bilang, udah saya dukung untuk ikut proyek itu. maksudnya proyek saya. Dari situ ada dua meeting yang harus saya ikuti. Selesai dua meeting singkat, eh Direktur Yayasan Dana Pensiun menghadap beliau. Saya bilang, jangan lupa gagasan saya. Dan sebelum saya keluar ruangan untuk urusan lain, beliau menemu saya dan ok untuk memanfaatkan dana tersebut. Allah maha memudahkan. Mudah sekali prosesnya.
Saya langsung kontak temen-temen KGR agar siapkan proposal dan Draft kerjasama. Mari kita sama-sama berdoa, agar semua dimudahkan. temen-temen saya setuju. Sementara itu, nego jadual pembayaran masih menunggu hasil karena memang lewat perantara. Sebenarnya, apapun skemanya yang penting dana sudah tersedia. Saya kira 10% DP sangat wajarlah. 40% setelag pecah sertifikat juga ok, dan 50% setelah ijin keluar, paling kurang ijin prinsip lah.
Alahamdulillah..semoga lancar proses selanjutnya..

Tentang Eid

Blog ini merekam pemikiran, ucapan dan tindakan saya di berbagai aktivitas; sebagai pekerja, pemilik pekerjaan & profesi, pemilik bisnis dan investor serta sebagai saya sendiri.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s