Ketika Alisha Nginep di RS

Si kembar Mayra Alisha dan Marsya Alanna adalah kembar tidak identik; berbeda fisik (bentuk muka) dan juga biologisnya, misalnya golongan darah. Tetapi ketika Alanna sakit, Alisha juga kena. Waktu itu pup-nya Alanna ada bercak-bercak. Dokter memprediksi ada inpeksi di pencernaannya. Setelah keduanya diberi obat, nampaknya sudah OK.

602820_10151242183944585_1578885107_n

Maira-Marsya

Dua minggu berikutnya, pas neneknya lagi sibuk-sibuknya karena mau ambil arisan tantenya di rumah nenek; Alisha mengalami hal yang pernah dialami Alanna. Papa dan mamanya membawa faecesnya ke RS; karena mereka biasanya ke Brawijaya, berangkatlah mereka sehabis magrib ke sana. Jam 21 lebih baru balik, dengan hasil tanpa hasil. Itu karena hasil pemeriksaan lab tidak bisa mendeteksi apa-apa. Katanya karena sampel sudah kelamaan. Jarak rumah ke RS memang lumayan jauh, makanya mereka naek motor untuk mempercepat waktu tempuh.

Setelah kembali dari RS, dan ketika Alisha pup lagi, papa dan mamanya bawa sampel ke RS terdekat, yang ada di Jl. KH M Usman. Sambil ngrundel, mereka bilang : “masa harus nunggu sampe tiga hari untuk mengetahui hasilnya“. Ya sudahlah, itu artinya RS gak punya fasilitasnya.

Paginya, dengan rasa cemas dibawalah Alisha ke Brawijaya, sementara kembanya Alanna tinggal di rumah bersama mbak-mbaknya. Harapannya, bisa cepat diketahui apa penyebab pup-nya bercak-bercak merah. Sebenarnya kejadian serupa pernah menimpa Abangnya, Marva. Waktu itu usia Marva juga sekitar 2 bulan. Ketika diberi obat yang menggunakan botol minumnya dan susunya yang dicurigai sebagai sumbernya distop, reaksinya langsung membaik dan hilang. Konsekuensinya, Marva harus ganti susu; susu kedelai yang rasanya tentu gak terlalu enak.

Waktu Alisha akan ditreat, dokter akan beri infus, sehingga mereka harus menginap. Nenenk makin cemas saja. Acara di rumah belum mulai dan berita yang ada menghawatirkan. Ternyata betul, infus tidak bisa dilakukan. Pengobatan melalui susu, makanan. Ada perkembangan, tetapi tidak terlalu signifikan. Malamnya, nenek menemani Alanna yang ada di rumah. Paginya nenek bimbang, apa harus ke RS atau urus yang di rumah saja. Sementara pekerjaannya sampai jam 14 gak bisa ditinggal.

Jadi, memang cucu itu sering lebih mencemaskan. Semoga Alisha yang di RS makin membaik dan Alanna yang di rumah juga tidak ada apa-apa.

Tentang Eid

Blog ini merekam pemikiran, ucapan dan tindakan saya di berbagai aktivitas; sebagai pekerja, pemilik pekerjaan & profesi, pemilik bisnis dan investor serta sebagai saya sendiri.
Pos ini dipublikasikan di Family & Friends. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s