Penyair yang Jualan Sayuran

Pagi ini saya kedatangan seseorang, berbadan gemuk, klimis dan berpakaian cukup rapih. Membawa hasil karya berupa syair, yang saya tidak bisa menilainya. Kasrena saya gak paham. Dan itupun bukan untuk saya, atau atas nama saya.

Dia bermaksud untuk “menjual” puisinya agar punya  modal  untuk dagang sayur . Saya merasa ada yang tidak pas ketika puisi itu, dia bilang, dia ikhlas jika dihargai 200 ribu. Saya bilang, mungkin nilainya bisa 5 juta kalau tidak sampe 5 milyar. Saya takut menilainya. Dalam hati saya, 10 ribupun saya gak berani, kalo “transaksinya” seperti transaksi sayuran.

Ketika saya sarankan untuk merubah kalimatnya, dimana ini hanya “transaksi” yang bersifat pribadi, mulanya dia masih tidak paham juga maksud saya. Saya bilang, kalo ini berkaitan dengan lemabaga, saya tidak berwenang. Selain itu, saya tidak mau “bertransaksi” soal puisi karena saya tak paham soal isinya.

Kalo Anda mau berceritra soal usaha dagang sayur, barang kali saya lebih mudah untuk memahaminya. Tapi, dia mematok kebutuhannya 200ribu. Itu yang saya tidak suka. Saya paham, dia memang tidak mau mencari sedekah. Dia ingin memperoleh uang dari hasil karyanya, puisi itu. Dia bilang, 200 ribu saya ikhlas, kalo puisi itu bernilai lebih dari 200ribu. “Jika Bapak menilainya 50ribu, sisanya adalah kebaikan Bapak”. Artinya dia gak beringsut dari angka 200 ribu.

Saya tidak bisa membayangkan, ketika diawal dia mau ceritra saya lihat dia kesulitan berceritra. Bahkan ketika saya kesulitan memahami ceritranya.  Ketika saya katakan, saya tidak mau ada “transaksi” soal puisi. Kita bicara soal usaha jualan sayur aja gimana ?

Kelihatan dia lebih mudah ceritra.  Itu lebih baik, saya ikhlas beri dia 200 ribu untuk dia gunakan sebagai modal dagang sayur. Semoga aja, kalopun tidak ya itu tanggungjawab dia. Gimana soal puisi ? Saya tidak memasukkannya dalam “transaksi”. Kalo mau diberi silahkan saja, toh itu bukan puisi saya..

Tentang Eid

Blog ini merekam pemikiran, ucapan dan tindakan saya di berbagai aktivitas; sebagai pekerja, pemilik pekerjaan & profesi, pemilik bisnis dan investor serta sebagai saya sendiri.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s