Silaturahmi Alumni IISB

Alhamdulillah, kedatangan Bapak dan Ibu Iman Partoredjo ke Jakarta membawa berkah silaturahmi yang luar biasa. Betapa tidak, teman yang dari Mataram-Lombok, Jambi, Medan, Bogor, Tangerang, Bekasi dan sekitarnya bisa ngumpul di Kebon Baru, Tebet.

Kiri-kanan : Bapak Iman Partoredjo, Dr. Ir. Dradjad H. Wibowo, Prof. Dr. Heru Suhartanto

IISB (Indonesian Islamic Society of Brisbane)  itu sendiri awalnya cuma istilah yang kami lunching sendiri, nama yang nggak pake diresmikan notaris. Kemudian, saya tau lewat internet kalo kegiatan dan nama IISB (http://www.iisb.info/) diteruskan oleh para mahasiswa yg sedang belajar di Universitas di sekitar Brisbane, sama seperti kami dulu. Mulanya, ini organisasi tanpa nama. Kegiatannya, ketemuan sebulan sekali. Diisi acara pengajian dan ceramah agama. Kalo pas bulan Ramadhan, seminggu sekali taraweh di Mushallah dan juga pindah-pindah ke rumah-rumah. Anggotanya, umumnya para mahasiswa yang sedang belajar di University of Queensland, Grifith University dan Queensland University of Technology yang ada di sekitar Brisbane. Anggota non-student yang kami anggap sebagai orang tua adalah Keluarga Iman Partoredjo (Bapak, Ibu dan Reza), selain waktu itu ada Keluarga Djadjang Sudradjat, Manager Area Brisbane-Garuda Indonesia.

Setelah cukup lama kembali ke tanah air, gak terlalu sering kita kumpul-kumpul. Moment seperti ini dimanfaatkan untuk bisa kumpul. Seingat saya, ini kedatangan kedua (setidaknya yang saya sempat hadir dan ketemu dengan beliau) Bapak dan Ibu Iman Partoredjo setelah saya kembali ke kampung halaman, tahun 1997. Yang pertama, di rumah keluarga As-Suhatri Arif di kawasan Pondok Kelapa.

Pertemuan kali ini dikoordinir oleh Prof. Heru Suhartanto (UI) yang pernah menjadi Pengurus Pengajian dan di kepengurusan Prof Heru ini nama IISB muncul. Beliau juga pernah jadi Pengurus MSAQ (Moslem Student Association of Queensland, organisasi mahasiswa muslim international resmi yang terdaftar di UQ).  Keluarga Djadjang Sudradjat bersedia ketempatan untuk acara ini. Selain itu, Bapak dan Ibu Iman Partoredjo emang tinggal di Tebet selama beliau ada di Jakarta, sebelum ke Bandung dan Semarang.

Yang hadir rupanya mereka yang tinggal di Brisbane 1990-2000an, dan semuanya alumni UQ, the University of Queensland. Saya urut sementara yang masih saya ingat (kalo ada yang ketinggalan, tolong tambahin ya): Keluarga As-Suhartri Arif, Ibu Retno Supriyadi, Kel Muchdie (lengkap, termasuk Marva), Kel. Bambang Hartadi, Kel. Heru Suhartanto, Kel Handry Imansyah, Keluarga Dradjad Wibowo, Kel. Hardinsyah, Keluarga Muhamad Supriadi dan keluarga Bagoes P. Yang datang sendirian ada Arifin Bakti (Mataram Lombok), Husni Jamal (Jambi) dan Budi Gardjita. Ada beberapa keluarga dari ex Garuda Brisbane, yang sengaja datang ingin ketemu dengan Bapak dan Ibu Iman Partoredjo.(Reza, salah satu putri Kel. Iman Partoredjo memang sempat kerja di Garuda Brisbane, ketika pak Djadjang jadi Manager Area).

Saya kira banyak temen yang ingin hadir. Tapi begitulah..kesibukan hidup di Jakarta.  Semoga silaturahmi diantara kita tetap terus terjalin, apapun kesibukan kita masing-masing. Terimakasih Pak Djadjang dan keluarga, terima kasih pak Heru, bu Heru dan dua putrinya yang cantik (Rina dan Runi). Pak GB, ayo rencanakan pertemuan berikutnya. Pak Arifin dan teman-teman di Mataram siap. Selamat menikmati liburan untuk Bapak dan Ibu Iman Partoredjo..

Kiri-kanan : M.Handry Imansyah, Muchdie, Gardjita Budi, Arifin Bhakti, Husni Jamal

Kiri-kanan : Muchdie, Gardjita Budi, Arifin Bhakti, Mh Supriadi, Husni Jamal, Djadjang Sudradjat

 

Duduk Kiri-kanan : Yati Muchdie, Yeti Arif, Lely Imansyah, Ibu Arum Partoredjo, Nina Hartadi; Berdiri Kiri-Kanan : Yani Bagoes, Heni Suhartanto, Yuli Supriadi, Eti Wibowo, Dradjad Wibowo, Tini Sudradjat

Tentang Eid

Blog ini merekam pemikiran, ucapan dan tindakan saya di berbagai aktivitas; sebagai pekerja, pemilik pekerjaan & profesi, pemilik bisnis dan investor serta sebagai saya sendiri.
Pos ini dipublikasikan di Family & Friends. Tandai permalink.

6 Balasan ke Silaturahmi Alumni IISB

  1. Arief berkata:

    Pak Muchdie,

    Apa kabar? Semoga selalu baik dan sehat ya pak. Membaca tulisan pak Muchdie dan juga melihat photo-photo silaturahmi IISB ini mengingatkan saya akan kebersamaan kita di Brisbane sekitar 15 tahun yang lalu. Pak Muchdie masih di BPPT atau sudah pindah? Salam untuk keluarga ya pak.

    Arief Indrasumunar

    • muchdie berkata:

      Alhamdulillah baik Pak. Bgmana Pak Arif dan keluarga. Apa masih di Bogor ? Tugas saya di BPPT sudah selesai. .

  2. Arief berkata:

    Alhamdulillah kami sekeluarga juga baik pak. Saat ini kami balik ke Brisbane lagi. Sejak awal tahun 2009 saya lagi postdoc di UQ. Insya Allah awal tahun depan balik ke Bogor lagi. Putra-putri pak Muchdie pasti sudah tamat kuliah ya pak. Salam untuk mereka ya pak.

    Salam,
    Arief

    • muchdie berkata:

      Iya anak-anak sudah selesai sekolahnya. Indra sudah punya yunior, skrg umurnya 2,5 th. Kerja di E&Y sudah tahun ke 5. Isterinya, di AIS (Australian International School) Nissa sedang Prajab, di Setjen DPR-RI. Jadi kangen sama Brisbane.

  3. Arief berkata:

    Selamat ya pak ternyata sudah punya cucu. Kalau kami sekarang sudah berlima pak. Sakina baru kelas 9 di Indooroopilly High School, Mutia kelas 7 di Ironside. Sedangkan adiknya Farras baru 16 bulan. Brisbane sudah banyak berubah pak, terutama di UQ. Banyak gedung-gedung baru dibangun. Oh ya di Brisbane masih ada pak HB pak. Kita masih suka main tennis bareng seperti dulu. Semoga nanti saya bisa sowan ke Pak Muchdie di Jakarta.

    Salam,
    Arief

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s