Sayangilah Jantung Kita..

Ini Ada  cerita/kisah nyata (PENGALAMAN PRIBADI) yang diceritrakan seorang isteri  yang mungkin akan menjadi hikmah dan pelajaran bagi kita semua ? (Ini saya ambil dari milis AntiMe-IPB 1974). Semoga bermanfaat.

Tanggal 29 April 2006 : malam kira  jam 21.00 setelah makan malam, suamiku  merasa tidak enak badan. Masuk angin di sekitar perut dan
punggung, rasanya seperti ditusuk-tusuk. Rahang terasa agak kaku, mulut
agak asam.Minta dibikinkan air jahe hangat. Minum lalu  tidur.

Tanggal 30  April: Bangun tidur, sholat  subuh dan bilang badannya udah enakan.  Mau ke kantor.


Malamnya di  jam yang sama seperti sebelumnya merasakan hal  yang
sama. Dibikinkan jahe  hangat kembali dan dipaksa tidur.Tengah malam,  sekitar pukul 01.00  dinihari, keluar keringat banyak dibadan. Yang ada dibenak saya dan suami, mungkin  angin sudah keluar, makanya badan  enakan.

Tanggal 1 Mei   2006 (ini peristiwa yang penting dalam kehidupan keluarga kami). Pagi: Rutinitas seperti biasa, suami berngkat ke kantor dan siangnya masih telpon. Seperti biasa, karena tidak  mendapat parkir di BEJ maka mobil  di Parkir di CAFE BENGKEL.. SEMANGGI  dengan jarak sekitar 1 km dari BEJ.
Sore:  jam 16.30 pulang kantor jalan kaki menuju tempat parkir. Sepanjang
jalan suamiku merasa kaki tak dapat dilangkahkan. Leher  terasa
semakin kaku. Keringat dingin bercucuran. Dingin dan lemas sekali.
Seperti tak bisa bernafas. Beliau berusaha mencapai tempat
parkir  dan berhasil masuk ke dalam mobil. (Belum sempat menghidupkan
mobil, kaca tertutup semua. Lampu hijet dinyalakan. Pintu tidak dirapatkan)

 

Saya sempat dihubungi untuk mengatakan “bunda, cepat kemari.. Ayah tidak kuar lagi”! (Suamiku tipe orang yg tidak pernah mengeluh,, tidak ingin
merepotkan orang, sangat  mandiri karena perantau dan biasa hidup susah). Saya merasa pasti sesuatu  terjadi,  karena kenal betul kenal sifat
Beliau. Saya membutuhkan waktu kira 2 setengah jam untuk sampai di tempat kejadian.

Yang saya  temukan, Beliau sudah hampir hilang kesadaran. Baju basah kuyup  seperti berendam dikolam air. Muka  pucat bagai mayat. Saya berteriak-teriak  minta pertolongan. Kebetulan saat  itu banyak supir yang sedang  bersiap menjemput majikannya. Orang berlarian memberikan bantuan. Baju  kering, Aqua dan bahkan Security membuatkan teh panas manis dan memaksa suami saya untuk  minum.Pikiran saya bekerja, saya butuh pertolongan orang yang Ahli. Saya telpon sabahat kami, seorang dokter di JBE. Saya  ceritakan kronologis kejadian. Beliau memandu saya untuk menusuk ujung jari  suami dengan benda tajam. Apapun (waktu itu kuku jari  tangan saya) supaya suami saya  terkejut dan membuat
kesadaran  tidak hilang. Ajak bicara terus. Dan segera bawa
ke Rumah Sakit terdekat. Pilihan cuma ada dua : Rumah Sakit  Pusat
Pertamina (RSPP) atau Rumah Sakit  Jantung Harapan Kita (RSJHK). Minta lakukan EKG..tensi darah.. Itu  yang harus saya
lakukan segera.

Pilihan  saya ke RSJHK karena arah ke Selatan macet. Sepanjang perjalanan, saya  mengajak bicara terus. Mengendorkan  ikat pinggang. Kami, sampai di  rumah sakit. Kebetulan brankar sedang kosong, jadi saya
dibantu Security Rumah Sakit  tersebut mendorong ke UGD dengan  kursi
Roda. Sampai di UGD suasana hiruk pikuk dan kebetulan hari itu UGD
sangat  penuh. Suami saya ditolak. Karena dilihat masih dapat duduk di kursi  roda, dianjurkan untuk ke Poli Umum saja. Saya mengikuti saran ahli medis.  Saya antar suami ke Poli Umum. Dan  sudah tutup. Rasanya. . sakit sekali, seperti tidak diperdulikan.

 

Tapi, Allah itu  maha penyayang, CAMPUR TANGAN ALLAH mulai  tampak nyata dihadapan saya. Seorang  dokter sudah senior tiba-tiba ada di hadapan  saya (sepertinya selesai praktek).  Beliau tanya ada apa ? Saya  ceritakan apa yang terjadi. Beliau  mengajak saya ke sebuah ruangan praktek dan mulai melakukan pemeriksaan lengkap. Muka beliau sangat  terkejut begitu membaca hasil EKG. Dunia bagai kiamat waktu beliau mengatakan: “Suami Ibu terkena Serangan Jantung Koroner”! Harus segera penanganan intensif. Saya mengatakan UGD penuh. Beliau katakan, TIDAK ADA PILIHAN LAIN HARUS KE  UGD SEKARANG JUGA. Beliau  membuat REKOMENDASI URGENT. Katakan  saja dari  DR.AULIA
SANI (ternyata beliau mantan Direktur  RSJHK).Yang tadinya kami ditolak.. kemudian  diterima di UGD walau harus dirawat di  kamar yang betul-betul penuh. Di situ saya melihat orang datang dengan keadaan sudah meninggal karena terlambat sampai di RS. Saat di  UGD tidak pernah satu tenaga  medis yang menanyakan jaminan  apapun kepada saya
( Ternyata ITULAH  MOTO RS tersebut, Tindakan Dahulu. Uang  baru  Nomor Berikutnya)

Dokter  Aulia turun tangan langsung, didampingi dokter Robert, dokter
jaga UGD saat itu. Suamiku di tangani dengan sangat seksama. Satu jam berkutnya aku dipanggil ke ruangan dokter.  Di sana sudah ada dokter Aulia &  Robert. Beliau menjelaskan kondisi  suamiku yang sebenarnya.. Dan  mereka bertanya apa yang terjadi 1 minggu ke belakang sebelum suamiku  kena serangan jantung.  Hari ini, aku  cerita rangkaian kejadian.

Beberapa malam yang kami kira masuk  angin, ternyata menurut Beliau :
PADA MALAM 2  ITU SEBENARNYA JANTUNG S UDAH TERKENA
SERANGAN WALAUPUN RITME KECIL. TAPI SUDAH ADA BEBERAPA KOMPONEN JANTUNG YANG MELEMAH….hingga  saat serangan dahsyat datang. Langsung  menganggu dan RUSAK.

Rupanya itu belum selesai. Dokter minta saya banyak berdoa. Tiga jam
berikutnya adalah MASA  PENENTUAN karena akan datang serangan KEDUA yang maha DAHSYAT. Sementara  akibat dari serangan pertama.. ada pembuluh yang rusak. Menurut dokter, biasanya orang jarang selamat. karena faktor TIDAK MENGERTI DAN TIDAK DITANGANI DENGAN TEPAT. Mereka  mengatakan FUNGSI JANTUNG suamiku untuk sementara diganti dengan MESIN PACU JANTUNG. Muda-mudahan ini dapat  membantu bertahan. (Waktu serangan pertama, dada belum terasa sakit). Kira-kira jam 21.00 suamiku  mengalami Serangan Jantung Kedua yang  membuat denyut jantung berkisar 40. (normalnya 70 ),. Jam 11.00 suamiku  langsung dimasukan ke ICU karena kondisi kritis. Dada sakit hebat, sesak dan tidak dapat bernafas.(Pada saat itu aku  hanya bisa menangis.. bingung..  sendiri)

Allah membantu kami. Aku banyak bertemu orang yang senasib sepertiku. Ada yang sudah di RS tersebut berbulan-bulan lamanya. Aku bertemu
dokter-dokter hebat yang baik hati dan banyak memberi  pertolongan,
penjelasan yang mudah aku mengerti. Dorongan dan suport dari  semua
teman keluarga dan sahabat dari luar daerah dan luar negeri  yang
membuat aku berkata “AKU  HARUS KUAT..SUAMI MEMBUTUHKAN AKU &  ANAK-ANAK BUTUH AKU “)

Pasangan hidupku  terbaring selama 20 hari di ICU dengan keadaan semakin drop. Sementara dokter-dokter benar-benar mempersiapkan tindakan  yang paling tepat. Hari ke 20  dipersiapkan katerisasi dipimpin Dr.
Kaligis (Tindakan medis  mengalirkan cairan putih, kontras, ke dalam
semua pembuluh jantung untuk mencari dimanakah sumber penyumbatan
akibat KOLESTEROL dan  pembalonan di lokasi penyumbatan diiringi
pemasangan STAND/RING sesuai  panjang sumbatan.Tindakan seperti ini biayanya sangat MAHAL hingga bila terjadi  penyumbatan lebih dari tiga buah dokter menganjurkan untuk BY PAS, yang peluangnya fifty-fifty.

 
(Biaya RECOVERY sebuah jantung sakit itu sama dengan  harga sebuah rumah atau mobil  mewah)

SAYANGILAH JANTUNG  ANDA…

Tapi itu belum seberapa. Pasangan hidup kita akan memulai  masa
penyembuhan dengan banyak memerlukan perhatian: makanan, kasih
sayang yang lebih banyak dari semula kesabaran yang tak TERHINGGA karena mereka mulai  sehat dengan proses kepercayaan diri  yang hilang dan sifat yang  berubah 180 derajat, sangat sensintif  dan mudah tersinggung. Itu semua PROSES yang kita sebagai pasangan hidup tidak pernah tahu kapan berakhirnya. Anggap itu semua  IBADAH

SARANKU..

HINDARI  MAKANAN PADANG .. 75% pasien jantung penyuka Masakan Padang

Sekali-sekali cobalah  datang ke RSJHK. Disana terlihat pasien jantung
koroner mulai di usia diatas 25  tahun. Di atas umur 30 kita sudah  terkena resiko pengentalan darah.  Perempuan, jika masih haid terlindungi  dari penyakit jantung karena  memiliki HORMON. Jika di  masa subur wanita terkena sakit jantung.. itu  adalah cacat bawaan seperti kebocoran  KATUP & KLEP. Berolah raga yang  ringan saja. DIANJURKAn berjalan kaki pagi hari  3 km atau berenang. Hindari olahraga  yang menguras tenaga jika dari dulu  kita bukan pencinta olah raga tersebut. Olah raga yang menguras tenaga  memacu ADRENALIN,

Makan  banyak SAYUR dan BUAH untuk menghancurkan KOLESTEROL jahat di tubuh kita.

Hindari  Rokok walaupun Pasif

…. Mulailah cara Hidup Sehat sebelum terlambat karena keluarga masih membutuhkan kita. Insya’Allah berguna dan  bermanfaat.

Serangan  Jantung dan kebiasaan Minum Air Panas / hangat

….

Bukan saja anjuran  meminum air panas selepas makan,  tetapi
berhubungan dengan SERANGAN  JANTUNG!!!!.
Secara logika, mungkin  ada benarnya. Orang-orang China dan Jepang mengamalkan minum teh panas sewaktu makan dan bukannya air
es.  Mungkin sudah tiba  masanya kita meniru kebiasaan minum air  panas
/hangat sewaktu  menikmati hidangan!!!!

 

Kita tidak akan  kehilangan apa-apa, malah akan mendapat faedah  dari
kebiasaan ini. Kepada  siapa yang suka minum air es, artikel ini sesuai untuk anda baca. Memang enak dan segar minum air es selepas makan, tetapi  akan berakibat fatal  !!

Walaubagaimanapun, air es akan  membekukan makanan berminyak
yang baru kita makan.  Ia akan melambatkan  proses pencernaan kita.
Bila  lemak-lemak ini terbentuk di dalam usus, ia akan  menyempitkan
banyak saluran dan lama  kelamaan ia akan  menyebabkan lemak berkumpul dan kita semakin gemuk  dan  menuju  ke arah  mendapat berbagai PENYAKIT.

Jalan  terbaik adalah untuk minum sup panas atau air  PANAS/hangat
selepas  makan.

Nota penting tentang  SERANGAN JANTUNG!!!

Anda perlu tahu  bahwa tanda-tanda serangan jantung akan mulai terasa pada tangan sebelah  kiri.

Berhati-hati juga pada  permulaan sakit sedikit-sedikit pada  bagian
atas dada anda. Anda mungkin  tidak akan mengalami sakit dada  pada
serangan  pertama  serangan  jantung.

Keletihan dan berkeringat  adalah tanda-tanda pada  umumnya.  Malah 60% pengidap  SAKIT JANTUNG tidak bangun selepas  tidur.
Marilah kita berwaspada dan  berhati-hati.

Lebih banyak kita  tahu, lebih cerah peluang kita untuk terus  hidup…
PAKAR SAKIT JANTUNG berkata,  jika semua orang yang mendapat  e-mail ini menghantar kepada 10 orang  yang lain, beliau yakin akan  dapat
menyelamatkan satu nyawa. Baca ini…. ia juga mungkin  dapat menyelamatkan nyawa  anda!!!!.

**Jadilah teman yang  setia dan teruskan menghantar artikel ini  kepada
teman-teman yang anda  sayangi….. !!!!  

Tentang Eid

Blog ini merekam pemikiran, ucapan dan tindakan saya di berbagai aktivitas; sebagai pekerja, pemilik pekerjaan & profesi, pemilik bisnis dan investor serta sebagai saya sendiri.
Pos ini dipublikasikan di Social & Daily Life. Tandai permalink.

2 Balasan ke Sayangilah Jantung Kita..

  1. jipajip berkata:

    ih…serem boz!!

  2. Lex dePraxis berkata:

    Tulisan yang menarik. Terima kasih sudah berbagi informasi. Jika ingin tahu lebih banyak lagi tentang cara mengatasi hidup yang sulit atau kompleks, silakan baca artikel When Life Sucks di blog saya. Salam kenal, sobat.

    Lex dePraxis
    Romantic Renaissance

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s