Bisnis Babe

Ketika hingar bingar rontoknya ekonomi Amerika dan direspon oleh kebijakan negara-negara di dunia. Ada pertanyaan sederhana, lalu bisnis apa yang bisa saya jalankan ?

Saya sedang mempertimbangkan Bisnis Babe (Barang Bekas) terkait dengan upaya recycling. Tapi juga yang penting bisa muter uang. Dari usaha yang sedang saya coba jalankan, perputarannya lambat. Padahal posisi sudah kepepet. Depot Isi Ulang Galon persaingannya makin ketat. Sudah jadi kerumunan. Lokasi-lokasi yang dua tahun lalu saya pertimbangkan cuma perlu satu depot, sekarang bisa muncul tiga atau empat depot.  Bisnis alat-alat penghemat dan pengaman gak jalan karena gak ada yang jalanin. Padahal peluangnya besar sekali mengingat ada program konversi minyak tanah ke gas. Alat penghemat gas mestinya punya peluang besar. Tapi ya itu, gak ada yang jalanin. Macet. Udah volumen uangnya sedikit, macet lagi.

Bisbis babe muncul ketika suatu benda tidak lagi bisa menjalankan fungsinya. Bagi pengguna ini dianggap limbah. Tapi kan benda tadi punya kandungan tertentu yang ternyata jika diolah mempunyai nilai yang tinggi. Contoh, koran setelah dibaca gak lagi punya nilai informasi. tapi kertasnya kan bisa dipake buat yang lain. Koran bekas masih bisa dijual lagi. Kardus juga begitu. Selanjutnya plastik, logam dan sebagainya. Survai kecil-kecilan memperlihatkan bahwa keuntungan bersih yang bisa diraih sebuah lapak, sekitar 2 rb – 3 rb per kg bahan logam. Kalo dalam seminggu bisa mengepul 3 ton saja, sudah dapet 6 – 9 jt. Belum lagi plastik, kertas dan kadus.

Saya masih mempelajari satu tawaran pengalihan lapak. Tempat ok, cuma sewanya tinggal 7 bln. Bisa diperpanjang untuk jangka waktu 5 thn atau lebih, tapi yg punya lahan minta  sewa naik (250% dr yang sdg berjalan). Modal kerja gak terlalu besar, sekitar 15 – 20 jt sdh cukup besar perputarannya. Investasi yang juga diperlukan adalah  mobil bak terbuka (soalnya kalo sea terlalu mahal). Mobil bekas tahun 2006 sktr 25 jt-an. Biaya ambil alih lapak msh perlu dinego, karena yang ada cuma bangunan sederhana. Itu juga masih tergantung pada sewa lahannya.

Ada saran ?

Tentang Eid

Blog ini merekam pemikiran, ucapan dan tindakan saya di berbagai aktivitas; sebagai pekerja, pemilik pekerjaan & profesi, pemilik bisnis dan investor serta sebagai saya sendiri.
Pos ini dipublikasikan di Bisnis dan Investasi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s