Teknologi dan Masyarakat

Saya pernah buat blog dengan nama seperti judul di atas. Tapi akhirnya saya hapus sendiri karena gak bisa mengisinya. Hari ini, sambil ngabuburit (ini dari saya), Kantor Menristek mengadakan acara bedah buku yang judulnya : Teknologi dan Masyarakat, buah karya Prof. Dr. Ir. Rahardi Ramelan. Bertindak sebagai Moderator Dr. Kusmayanto Kadiman (Menteri Negara Riset dan Teknologi), Pe,mbahasnya tiga orang : Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono (UI), Dr. Mayling Oei Gardiner (LIPI/UI), Dr. Ninok Leksono (Kompas).

 Saya pernah membaca naskahnya sebelum jadi buku. Kebanyakan berisi pemikiran-pemikiran yang sudah disampaikan dalam berbagai makalah, ceramah, kulian dan tulisan, baik sebagai  peneliti di BPPT ataupun sebagai pengajar di ITS, dan sebagai visiting scholar di Massacussetts Institute of Technology/MIT, Amerika Serikat. Beberapa makalah disampaikan dalam kedudukannya sebagai Direktur dan Deputi Ketua BPPT (1978 – 1993), sebagai Wakil Ketua Bappenas (1993 – 1998), Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT (1998), Menteri Perindustrian dan Perdagangan (1998 – 1999). Sebagian sudah pernah dimuat dibeberapa majalah, harian, atau bagian dari satu buku. Beberapa pemikiran, ditulis di penjara LP Cipinang ( 2005 – 2006) selama menjalani hukuman (yang menurut beliau, yang tidak adil).

 

Isinya mencakup Industrialisasi, Globalisasi, Kemandirian, Kreativitas, Innovasi dan Profesionalisme. Namanya kumpulan tulisan, pemikirannya masih bersekarakan. Sangat tergantung pada siapa editornya, buku ini bisa akan menjadi enak dibaca (dan perlu, kata Tempo). Soal isinya, saya kira sangat perlu dan tidak perlu diragukan lagi.

 Kalo kita  kembali ke zaman GBHN, terkait dengan teknologi ini ada empat kata penting, yaitu penguasaan, pengembangan, pemanfaatan dan pemasyarakatan. Oleh siapa ? Ya oleh masyarakat. Masyarakat yang mana ?

 Untuk penguasaan dan pengembangan dilakukan oleh masyarakat peneliti, pengembang dan perekayasa. Outputnya teknologi dikuasai (ilmu-nya) dan dikembangkan untuk sebesar-besar kesejahteraan masyarakat (yang mana ?).  Teknologi yang sudah dikembangkan tadi dikaji dan kemudian diterapkan kepada masyarakat. Masyarakat yang mana ? Masyarakat pengguna dan pemanfaat teknologi, bisa dunia usaha; dunia bisnis. Bisa pemerintah (dalam rangka menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, good governance) ataupun masyarakat umum; publik. Jadi teknologi yang sduah dikuasai dan dikembangkan kemudian dapat dimanfaatkan secara menyeluruh oleh masyarakat itu tadi. Tujuannya, asgar dapat memberikan nilai tambah; memberikan kesejahteraan dan kehidupan yang lebih baik.

 Kalo dalam bahasa sekarang, kita bisa merujuk pada sistem inovasi nasional; national innovation system. Suatu interaksi antara kelembagaan, sumberdaya dan jaringan dalam aktivitas penelitian, pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang kemudian berujung pada inovasi dan difusi. Kalo diruntut aktivitasnya, bisa dimulai dari pendidikan (tinggi), discovery, invensi, inovasi dan difusi. Pelakunya dalam sistem ini terdiri atas, pendidikan tinggi, lembaga litbang (sebagai penghasil), dunia usaha (sebagai pengguna) dan lembaga pendukung (lebih mendukung pada lembaga penghasil). Sayang, pemerintah belum dilihat sebagai pengguna teknologi, padahal pemerintah yang paling mungkin untuk menerapkan teknologi hasil karya bangsa ini. Masyarakat umum (publik) juga belum dipandang sebagai pengguna. Baru dunia usaha saja yang dianggap sebagai pengguna teknologi. Untuk itupun masih perlu diberikan insentif (seperti diamanatkan dalam PP yang diturunkan dari Pasal 28 UU 18/2002.

 Masyarakat (publik) sebagai pengguna (pasar) teknologi perlu mendapat jaminan terlindungi, dari kerugian (bisnis) dan bahaya serta bencana. Teknologi yang diterapkan harus sudah dikaji secara cermat agar dampaknya yang merugikan dan membahayakan dapat dicegah. Kan tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat. Fungsi lembaga yang menjadi technology clearing-house menjadi sangat penting. Agar masyarakat tidak dirugikan.

 Oke deh, selamat ngabuburit.

Tentang Eid

Blog ini merekam pemikiran, ucapan dan tindakan saya di berbagai aktivitas; sebagai pekerja, pemilik pekerjaan & profesi, pemilik bisnis dan investor serta sebagai saya sendiri.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s