Setelah Pensiun dari PNS, Mo Ngapain ?

Ini pertanyaan yang sering dilontarkan, dikeluhkan atau digerutui (?) oleh banyak orang, ketika kita tidak lagi bekerja. Bisa oleh orang-orang terdekat, bahkan.

Coba deh kita analisis kemungkinannya. Dalam hidup, walau bukan segalanya, uang itu penting. Maksud saya melek finansial (financial litteracy) itu penting. Melek finansial itu artinya kita, sebagai unit terkecil dari masyarakat, memahami pengelolaan finansial kita, sehingga semua kebutuhan hidup dapat dipenuhi tanpa ada masalah finansial. Intinya; pengeluaran dan pendapatan. Ini neraca keuangan ya (di Cash-flow game ini mudah sekali dipahami).  Bahwa pengeluaran kita gak boleh lebih dari pendapatan, itu harus benar-benar dipegang teguh. Oleh karenanya, kalao kita mo pake model yang dinamis kita mesti mulai dari pengeluaran. Bukan dari pendapatan. Berapa pengeluaran kita per hari, per minggu, per bulan, per tahun. Dari situ kemudian kita harus menjawab bagaimana cara memenuhinya ?

Bekerja. ya, itu salah satu jawabannya. Kalo masih muda, kalo sudah tua ? Siapa yang akan mempekerjakan. Kan sudah pensiun, masa harus kerja lagi ? Jagan khawatir, masih ada 3 kuadran lagi yang mestinya jauh-jauh hari sudah disiapkan; jauh hari sebelum usia pensiun datang. Kalo bekerja (pada orang, instansi) artinya kita ada pada kuadran-1. Kita kan bisa bekerja sendiri (self-employee). Ini artinya kita ada di kuadran-2. Modalnya ?  Profesi kita. Keahlian kita. Kalau anda dokter, bisa buka praktek sendiri. Kalo anda akuntan, bisa buka praktek sendiri. Kita bisa juga jadi konsultan, bisa jadi dosen tidak tetap. Kalau punya modal bisa buka warung nasi, buka bengkel sepeda, jualan bakso, dagang gado-gado dan sebagainya. Jadi bisa “jual diri” (maksute jual jasa geetoo looh) dan juga jual barang. Emang, disini kita menciptakan kerjaan buat diri kita sendiri. Makanya, pendapatan yang kita peroleh dari kuadran-1 dan kuadran-2 adalah pendapatan aktif. Kalau kita gak aktif ya gak ada pendapatan.

Karena saya pensiun dari PNS dan saya dapat uang pensiun (75% dari Gaji Pokok), saya sebenarnya punya juga pendapatan pasif. Syukur-syukur saya masih sehat, maka saya bisa juga punya pekerjaan sendiri. Misalnya ngajar. Kayaknya sih masih ada yang butuhin. Saya kan doktor ekonomi dari Universitas luar negeri (Alamamater saya itu 3 besar di OZ looh). Saat ini saya ngajar di 3 PPs (Program Pascasarjana). Paling intensif di Uhamka (mhs PPs Uhamka hampir 1000an orang). Juga di ISTN (institut Sains dan Teknologi Nasional) dan di UNB (Universitas Nusa Bangsa (yang kampusnya di Bogor dan karena kerjasama dengan IIP kadang ngajar di Pasar Minggu). Ngajar di PPS berebut waktu, hari Sabtu. Kalo nanti dah pensiun, saya bisa juga ngajar di kelas-kelas S-1 di pagi atau Siang hari. Misalnya 3 hari aja seminggu itu dah ok-ok saja. Masih ada 2 hari lagi, selain hari Minggu. Itung-itungan saya, berada di kuadran-2 ini bisa menutup apa yang hilang di kuadran-1. Mungkin lebih, dengan jam kerja yang lebih sedikit dan waktu yang lebih bebas. Resikonya, gak dapet kelas.

Masih ada 2 kuadran lagi. Kuadran-3 (disisi kanan) sebagai bussiness owner. Ini sdh saya rintis dua tahun yang lalu. Fokus di butsarman (kebutuhan dasar manusia); dengan mengelola bisnis isi ulang air galon. Dengan teknologi pengolahan air melalui penyaringan (filtrasi), ultrafikasi dan ozonisasi. Air dari pegunungan; suppliernya : PT SAG, Sumber Air Pegunungan yang anggota APDAMINDO. Saat ini dengan tiga depot, omzetnya sudah 10-12 truk per bulan; sekitar 4000-4500 galon per bulan. Penghasilan bersihnya kira-kira 2 kali tunjangan jabatan eselon-2. Saya berencana untuk berfokus pada faktor kali karena proses nilai tambahnya sudah mulai ketemu kuncinya. Kalo tahun ini tambah satu depot lagi kayaknya masih mungkin. Selain itu saya juga sedang merintis jadi suplier kebutuhan depot isi ulang air galon berupa tutup galon, tissu dan micron (filter). Yang ini bisa jadi penghasilan pasif. Saat ini saya sdh menyerap 5 tenaga kerja yang jalanin bisnis ini.

Kuadran-4 yang masih terbula lebar adalah jadi investor. Kata RTK (Robert T.Kiyosaki) ada tiga wahananya. Property, bisnis dan paper asset. Bisnis sudah saya mulai walaupun belon bisa menikmati hasilnya, karena masih belon balik modal. Property (itu bhs keren dari rumah sewaan) sdh juga saya mulai. Saat ini saya sudah punya 1 rmh sewa sederhana 2 km tidur; 4 pintu kontrakan sangat sederhana (1 rt, 1 kt, dpr dan km) dan 2 kios. Hasilnya kira-kira sama dengan gaji pokok PNS Gol IV/d. Not too bad. Sekarang tinggal lagi cari faktor kalinya.

Saya pernah menuliskannya di blog saya yang lain (dan bahkan masih saya tempel di kamar kerja saya di rmh) bahwa tahun 2010 saya akan punya 10 rumah kontrakan 1 pintu; 3 rumah kontarakan sederhana 2 km; 5 kios; 5 depot air isi ulang galon; 1 mini-market; 1 trading centre dan 1 lembaga diklat. Dan saya sedang membayangkan ini terjadi sesaat setelah saya pensiun sebagai PNS. Insya Allah jalan akan terbuka bagi saya untuk mewujudkannya.

Jadi, gak usaha khawatir kalo pensiun nanti. Banyak yang bisa kita kerjakan, dengan atau tanpa duit.

Iklan

Tentang Eid

Blog ini merekam pemikiran, ucapan dan tindakan saya di berbagai aktivitas; sebagai pekerja, pemilik pekerjaan & profesi, pemilik bisnis dan investor serta sebagai saya sendiri.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Setelah Pensiun dari PNS, Mo Ngapain ?

  1. Suhir,MM berkata:

    bagus sekali referensinya, cuma klo usia semakin tua mungkin perlu asisten yg selalu siap untuk membantu, terutama kegiatan yg memerlukan fisik atau tenaga. Biasanya berapa sih uang pesangon yg diterima oleh PNS setelah tidak aktif lagi , mungkin ini yg menjadi modal awal untuk merintis jadi wira usaha. Tks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s